Remunggai

"Memetik Hikmah dan Berbagi"

"SEPERTI BUAH YANG RANUM DARI POHONNYA: PETIKLAH DAN NIKMATILAH. POHON INSPIRASI TUMBUH DAN BERKEMBANG MENGAJAK EMBUN-EMBUN BERTUMBUH MENGHARAP SECERCAH MATAHARI."

Breaking

11 March 2020

11:20 AM

Lomba Menulis dan Membaca Puisi Religi KGPJB


KGPJB Mengadakan Lomba Ramadhan 1441 H, Yuk Baca Infonya!

Assalamu’alaikum Pecinta Sastra Indonesia (^^)

MasyaAllah nggak kerasa ya, bentar lagi sudah Ramadhan aja. Udah siap-siap menyambutnya? Kami KGPJB (Komunitas Guru Penulis Jawa Barat) punya cara asyik dan menarik dalam membantumu memeriahkan Ramadhan 1441 H ini. Apaan ya?

Jeng… jeng… jeng....

"LOMBA MENULIS DAN MEMBACA PUISI RELIGI"

Tema:
1. Renungan Ramadhan
2. Sekolah kalbu
3. Kembali ke fitrah

Peserta:
Kategori Pelajar
Kategori Guru

Waktu: 
- Lomba dimulai pada 12 Maret 2020 – 13 April 2020
- Pemenang akan diumumkan pada tanggal 23 April 2020 di ofisial KGPJB dan di website ini

Hadiah:
Pemenang 1-3 tiap kategori akan mendapatkan uang pembinaan serta sertifikat

Syarat perlombaan:

1. Pelajar
a) Judul karya bebas tetapi tetap mengacu pada tema di atas
b) Puisi ditulis sendiri, terbebas dari unsur plagiasi, dan tidak pernah diikutsertakan pada lomba lain
c) Puisi dibacakan sendiri dan direkam (maksimal 8 menit) dengan kualitas video terbaik 
d) Video rekaman diunggah ke youtube dengan menambahkan hastag #lombapuisireligi dan #kgpjb
e) Identitas peserta (kartu pelajar) dikirimkan dengan softfile puisi ke alamat lomba.kgpjb@gmail.com

2. Guru
a) Judul karya bebas tetapi tetap mengacu pada tema di atas
b) Puisi ditulis sendiri, terbebas dari unsur plagiasi, dan tidak pernah diikutsertakan pada lomba lain
c) Puisi dibacakan sendiri dan direkam (maksimal 8 menit) dengan kualitas video terbaik
d) Video rekaman diunggah ke youtube dengan menambahkan hastag #lombapuisireligi dan #kgpjb
e) Identitas peserta (kartu identitas/screenshot dapodik) dikirimkan dengan softfile puisi ke alamat lomba.kgpjb@gmail.com

Biaya pendaftaran:
Gratis

Narahubung:
Panji (085864645154)
Erni (085222370157)

##Selamat Berlomba!##




Deadline Countdown

21 January 2020

1:03 PM

[Berkarya Bersama Sahabat] Wawancara bersama Ceng Ahmar Syamsi, penulis Novel Mencari Jejak-Jejak Surga



Berkarya Bersama Sahabat adalah sebuah grup kepenulisan daring via sosial media whatsapp. Grup ini merupakan format baru dari sebuah grup kepenulisan daring facebook Inspirasi-Ku yang telah berdiri sejak tahun 2012.

Kali ini, kami berhasil menghadirkan seorang penulis yang keren dari Majalengka, Jawa Barat. Beliau bernama Ceng Ahmar Syamsi.

Kami merasa sangat bangga karena dapat diberikan kesempatan untuk menjadikan sebuah obrolan sebuah chat Grup Whatsapp sebagai postingan tulisan.

Supaya lebih akrab, kami perkenalkan dulu riwayat beliau. Ceng Ahmar Syamsi adalah nama samaran dari Aceng. Penulis kelahiran majalengka, 13 Oktober 1987 ini mulai aktif menulis sejak 2002. Namun baru serius menekuni dunia kata ini sekitar tahun 2004. Dan karya pertamanya berupa cerpen baru dimuat di koran lokal bulanan, Sinar Media, Majalengka pada awal tahun 2011 berjudul “Perempuan Dini Hari”. Menyusul setelahnya cerpen berjudul “Izinkan Aku Semalam Di Tanah Rosululloh”, dan “Bulan Sudah Tenggelam” juga dimuat di koran yang sama.

Tahun-tahun berikutnya, Karyanya yang lain, namun masih berupa cerpen, dimuat di sebuah koran terbitan Cirebon, Fajar Cirebon berjudul “Meski Dia Bukan Bunda”. Tahun 2013 adalah tahun pertama bagi Ceng Ahmar Syamsi untuk menancapkan kukunya di dunia menulis. Beberapa karyanya yang sudah terbit diantaranya:

Antologi Tiga Jiwa Dalam Satu Rasa,(Leutikaprio, Jogjakarta), Antologi Catatan Juli,(3M Publishing), Antologi When I Miss You,(AGP Publishing, Jogjakarta), Antologi Negeri Sejuta Fantasi,(Writing Revo Publishing, Jogjakarta), Antologi Cermin, Nama, Dan Pelita (Leutikaprio, Jogjakarta), Antologi Misteri Angka 13 #3(Penerbit Harveey, Jogjakarta), Antologi Senja Di Al Quds(AGP Publishing, Jogjakarta), dan Antologi Sekolah Pocong(Diva Press, Jogjakarta). Cerita bergambar “kisah Ashabul Kahfi” (Laksana Kids, Diva Press), Qiswa, unta kesayangan Nabi muhammad (gramedia pustaka utama), novel Mencari jejak-jejak surga (borneo publishing, terbit di play store), novel horor KUTUKAN MEIYING (TMH publishing), Yuk membaca Juz Amma dan belajar Tajwid (tirasmart publishing).

Ceng yang juga pernah mengikuti pelatihan menulis bersama FLP JAWA BARAT, yang mana Ali Muakhir dan Tasaro sebagai pembicaranya pada tahun 2010, pelatihan menulis bersama FLP Majalengka, dan terakhir Ceng mengikuti workshop kepenulisan yang dibimbing langsung oleh penulis Asma Nadia dan Isa Alamsyah, tahun 2014 dan 2017.

Berikut adalah ulasan diskusi di WAG Berkarya Bersama Sahabat:

Perkenalan
Saya nulis mulai 2002... awalnya saya suka baca buku. Dari situlah saya mulai penasaran dengan dunia menulis. Awalnya saya bergabung dengan forum lingkar pena, hingga alhamdulillah saya mendapatkan kesempatan berlatih menulis dari penulis Tasaro... Setelah itu saya mulai banyak mengenal nama nama penulis, seperti bunda asma nadia, bunda helvy tiana Rosa pak isa alamsyah,
Bahkan alhamdulillah saya selalu mendapatkan kesempatan mengikuti workshop nasional menulis novel yang dibimbing langsung oleh bunda asma nadia dan pak isa alamsyah. Kesempatan itu gratis lagi.. karena kebetulan saya juga aktif sebagai relawan rumah baca asma nadia yang digagas bunda asma nadia...

Dari situlah mulai belajar serius menulis... nyari temen fb, grup fb, grup WA yang bisa mendukung sekaligus menambah ilmu dan wawasan saya di bidang menulis. Insya allah saya tidak pernah menyia nyiakan kesempatan sekecil apapun. Insya allah bulan ini saya juga ikut bergabung di penulisan komik digital. Dan saya mau jujur, bahwa saya ini hanyalah lulusan SD, tapi tidak menyurutkan langkah saya untuk menekuni dunia menulis .. Karena kalau mendengar kata kata dari bunda asma nadia... Menulis itu ada trik yang bisa kita pelajari... Walaupun novel Mencari jejak jejak surga baru terbit di play store, insya allah sampai hari ini saya tidak pernah lelah untuk mencari penerbit yang siap menerbitkan....

Saat oktober 2017 saya juga berkesempatan mengikuti workshop penulisan novel dan skenario yang dibimbing bunda asma nadia dan mas guntur Soeharianto (sutradara film ayat ayat cinta 2, love spark in korea dan 99 cahaya di langit eropa).

Di novel ini, saya sisipkan mimpi dan harapan saya. Menjadi seorang penulis dan dapat menjejaki bumi Allah yang maha luas ini. Dan harapan terbesar saya saat ini, novel saya kelak, yang manapun bisa diadaptasi menjadi film. Dengan menulis saya lebih bisa mengekspresikan diri saya... mau jadi apapun, mau kemana pun, dengan menjadi penulis itu bisa lho.. Jadi polisi,jadi penjahat, jadi orang ganteng, jadi pengusaha, bisa ke luar negeri... Bebas lah. Sampai saat ini saya masih menulis novel dengan berbagai genre... tetapi passion saya sih lebih ke novel religi atau paling enggak tema tema realita sosial atau sosial religi. Novel mencari jejak jejak surga ditulis pertengahan 2016. Tips menulis dari saya, sebenarnya ga tahu banget tipsnya... tapi yang terpenting... lakukan 3 hal.

Menulis

Menulis

Dan

MenulisπŸ‘πŸ‘πŸ“πŸ“πŸ€£πŸ™

Pertanyaan
1. Lilo Ahmad Rohili
Bagaimana Mas bisa bangkit dgn kondisi "hanya lulusan SD"? Apa yg membuat Mas merasa yakin bahwa dgn menulis mampu mengganti sekolah formal? Lalu skrg kan sudah berpenghasilan (dari royalti novel), apa tidak ikut sekolah kejar paket?

Saya masih meraSa belum sukses kak... Menulis dan sekolah formal itu kan berbeda... Tapi persamaannya adalah ilmu dan tehniknya bisa dipelajari…

2. Mia
Salam kenal Mas Ceng. Saya Mia dari Banjaran, Bandung. Saya kepo dengan triknya Bunda Asma Nadia, Mas. 🀭 Apa aja triknya, Mas?

Bocoran nya adalah membaca buku 101 dosa penulis pemula... disitu dimuat modul workshop asma nadia

3. Muzani
Saya muzanni dari FLP NTB bertanya. Saya mau belajar nulis kendalanya laptop tidak ada. 
Minta saran dan doktrin untuk menulis tanpa terkendala.

Saya dulu nulis cerpen, ga pake komputer.... pake tangan aja... berdoa minta komputer... Alhamdulillah melalui rumah baca, bunda asma nadia memberi bantuan komputer... sehingga saya bisa ikut memanfaatkan.

4. Eunike
Nama saya Eunike dari Karanganyar. Sejak tahun 2002, Pak Ceng A S menulis di mana saja?  Dan, apakah persyaratan mengirim ke Play Store? Terima kasih. πŸ™πŸ˜‡

Ada beberapa karya saya di koran... ada juga di antologi... ke sini nya memberanikan diri menulis solo... Barangkali kunci menjadi seorang penulis selain tekun, ya harus sabar. Kalo mau nanti saya bantu ke teman saya... bisa japri saya.

5. Neneng Hendriyani
Kak Ceng A S ijin bertanya yaa... gimana caranya tembus penerbit mayor dan apakah lancar saat urusan royaltinya? Terima kasih. 

Saya ikut gabung di indscript writing grup... disana kita dibantu masuk tembus ke penerbit mayor... Jadi semacam agen naskah.

6. Ratih
Perkenalkan nama saya Ratih. Izin bertanya nih kak apa yang kakak lakukan pertamakali sebelum nulis cerita/buku? Mikirin alurnya kah? Mikirin klimaksnya nanti gimanakah?. Atau hajar aja nulis ide cerita yang kita mau, masalah klimaks, ending, dipikirkan sambil jalan?.Mohon maaf masih dalam tahap proses belajar menulis jadi saya kadang suka bingung pengen nulis harus memulai dari mana, kadang pikiran suka gak pokus, kadi mikir kemana2 🀭

Saya biasa nulis kalo cerita dari awal sampai akhir sudah fix... makanya saya bikin dulu pohon tokoh, brainstorming, karakter plus ciri fisik... sketsa tempat dsb. Sebaiknya fokuskan dulu ide cerita sampe matang... baru eksekusi.

Baik terima kasih pada admin dan teman teman yang sudah ikut berpartisipasi...

Inti dari semua pertemuan malam ini adalah jangan menjadikan kekurangan dan kelemahan kita sebagai penghalang kita meraih asa dan mimpi. Terus langitkan mimpi mimpi kita.

Demikian obrolan kami dengan Ceng Ahmar Syamsi. Sampai berjumpa lagi di kesempatan selanjutnya.

18 Januari 2020

19 October 2019

5:14 AM

Catatan Perjalanan di Nunukan Kalimantan Utara (1)

MASJID-MASJID ITU BERNAMA BAITUL FATTAH DAN BAITURRAHMAN
Catatan Perjalanan Panji Pratama
Jumat, 18 Oktober 2019

Tak ada kisah yang lebih memukau saya di minggu ini selain kisah ini. Catatan perjalanan ini saya buat saat mengunjungi Nunukan, Kalimantan Utara.

Siang itu terik sekali. Lebih terik dari geliat Jakarta sekalipun. Kami beranjak dari tempat rehat untuk mencari masjid terdekat. Ya, sebentar lagi shalat Jumat.
Jujur, saya lapar dan haus. Bapak yang mengantarku bilang, "Salatnya di bawah saja. Cari yang agak teduhan." Sebagai tamu saya hanya mengangguk saja.

Sebentar kemudian, kami diantarkan dan sampai di sebuah masjid. Tampak beberapa jamaah yang berdatangan. Kami termasuk jamaah yang pertama datang. Kami duduk-duduk dulu di selasar dan sejenak mengobrol untuk melepas lelah. Mungkin sekitar sepuluh menit. Sampai pukul 11.20 Waktu Nunukan, Kalimantan Utara.


"Eh lihat ini." ujar Pak Rahman, temanku yang asal Pulau Sebatik. Aku yang agak berjarak darinya heran. Dia dapat makanan dan minuman darimana. Saya pun mendekat. Masyaalloh, ternyata pihak DKM masjid menyediakan penganan dan minuman gratis di selasar depan. Ada air minum sirup dan kue donat gratis. Aku yang haus pun akhirnya lega terbayar.


Akupun mengambil air wudhu untuk salat sunat. Seusai wudhu, di dekat pintu masuj terpampang beberapa informasi yang menarik mata. Di sekitar situ pun aku lihat beberapa tulisan luar biasa. Sebuah aturan bagi para misafir yang mau menginap. Berbeda dengan pengelolaan masjid lain di kampung, masjid ini membolehkan musafir menginap dengan aturan-aturan. Intinya adalah melindungi para musafir, tetapi tidak mengambil hak jamaah lain yang akan salat.


Di pinggir informasi tentang hak musafir tadi ada sebuah info lain. Ada juga sebuah pohon silsilah pengurus masjid dalam bentuk grafik. Yang menandakan bahwa pengurus DKM masjid punya trah Syaidina Abu Bakar Assidiq. Sungguh kabar yang membuat saya takzim.


Saya pun semakin terpukau oleh paparan saldo dari pengurus masjid yang mencapai 68 juta. Dan saldo itu digunakan untuk keperluan umat. Sungguh, perjalanan Jumat siang itu ditutup dengan isi ceramah sang kyai yang benar-benar menyentuh. Baitul Fattah, menjadi persinggahan pertama saya di Kalimantan Utara yang menandakan bahwa Islam sungguh luar biasa dan memanusiakan.


Perjalanan selanjutnya, saya dibawa ke Islamic Centre Nunukan. Dari tempat awal sekitar 10 km saja. Jika di masjid Baitul Fattah yang saya kunjungi dzuhur tadi, saya lihat kemanusiaan, di sini saya lihat kebanggaan.


Masjid di sisi pantai ini menjadi sangat megah dengan kabar pembangunannya yang luar biasa.


Setiap lantainya terhampar keramik yang berasal dari negara yang berbeda. Ada dari Italia, India, sampai Eropa lainnya. Dengan banyak pula ciri khas lokal seperti ukiran Jepara pada pintu dan kaligrafi Jogjakarta pada dinding. Bahkan, bedugnya berukuran besar dengan harga fantastik.


Sungguh, di sini saya mendapatkan kebanggaan. Islam ditinggikan. Baik ajaran maupun posisinya. Semoga saya mendapatkan banyak manfaat dari perjalanan saya di Nunukan, Kalimantan Utara.


17 October 2019

11:59 PM

Ulasan Kegiatan Workshop Digital KOMED

Untuk memopulerkan media pembelajaran berbasis aplikasi android yang dikembangkan oleh KOMED, maka KOMED mengajak guru-guru kreatif KOMED untuk belajar membuat powerpoin interaktif. Nantinya, powerpoint ini menjadi konsep ide dalam pembuatan media pembelajaran berbasis android. Pengembangan bahan ajar multimedia berbasis mobile dalam workshop KOMED 2019 ada di dua konsep game, yakni flashcard dan tebak gambar.

Pelaksanaan workshop ini sendiri dilaksanakan pada tanggal .... di SMP .... lalu. Melalui program pelatihan in-on-in, didapatkanlah beberapa aplikasi yang secara konsep sudah layak dijadikan game android.

Berikut adalah catatan dari powerpoint konsep aplikasi game yang peserta buat:

1. Baru satu karya yang bagus dan layak. Karya yang dipilih adalah karya yang memiliki keunggulan dari seluruh aspek penilaian, yakni karya Pak Wahdi (Belum ada judul).



2. Karya secara RPMP dan Interface bagus..
3. Tidak adanya backsound musik hingga kurang memotivasi proses penyampaian materi.

Dengan demikian bisa direkomendasikan bahwa

1. Ditunggu konsep dan karya dari peserta lain.
2. Kembangkan karya dengan prosedur yang benar agar menghasilkan karya mobile edukasi yang bagus.
3. Aplikasi harusnya dicoba di user sesungguhnya agar dapat:
- Melihat sisi manfaat yang diperoleh user
- Melihat ketercapaian tujuan pembelajaran
- Ketersampaian penyampaian informasi
- Kenyamanan user saat digunakan
4. Keterbacaan teks mohon diperhatikan.
5. Selaraskan hubungan antar menu yang disajikan.

Demikian ulasan singkat yang bisa diperoleh.

15 September 2019

8:45 PM

Contoh Best Practice untuk Lomba


BEST PRACTICE


JUDUL KARYA TULIS PRAKTIK BAIK
(all caps, Times New Roman, 14 pt, bold, centered, rapat margin atas)


Disusun sebagai pemenuhan salah satu syarat mengikuti
Seminar dan Lokakarya AGBSI Tahun 2019




diajukan oleh :
Nama                      : ditulis dengan gelar
NIP                         : apabila ada
NUPTK                  : apabila ada
Nama sekolah         : ditulis biasa
Kabupaten              : ditulis biasa
Provinsi                   : ditulis biasa






DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
ASOSIASI GURU BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
2019


PERNYATAAN KEASLIAN NASKAH


Naskah Laporan Pengalaman Terbaik (Best Practice) Guru ini,
Judul                      ditulis biasa dengan ditebalkan
Penulis                   : ditulis dengan gelar
Jabatan                   : Guru mata pelajaran Bahasa Indonesia di unit kerja mana

adalah benar-benar karya saya sendiri dan tidak melakukan penjiplakan atau pengutipan dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan etika keilmuan yang berlaku dalam masyarakat keilmuan. Atas pernyataan ini saya siap menanggung risiko atau sanksi yang dijatuhkan kepada saya, apabila kemudian ditemukan adanya pelanggaran terhadap etika keilmuan dalam karya saya ini, atau ada klaim dari pihak lain terhadap keaslian karya saya ini.                                             



Mengetahui dan Mengesahkan
Kepala unit kerja,

Tempat domisili,  tanggal
Penulis,











Nama kepala sekolah dan gelar
pangkat
NIP. Jika ada

Nama penulis dan gelar
pangkat
NIP. Jika ada




KATA PENGANTAR


         Kata pengantar dibuat dalam Bahasa Indonesia. Kata pengantar berisi ulasan singkat karya dan tujuan penulisan. Jenis huruf Times New Roman, 12 pt, spasi 1,5, justified. Tidak lebih dari 500 kata.




domisili,  tanggal penulisan








Penulis,
  
















DAFTAR ISI

Lembar Judul
Pernyataan Keaslian Naskah
Kata Pengantar
Daftar Isi
Daftar Lampiran

BAB I PENDAHULUAN
BAB II PEMAPARAN BEST PRACTICE
BAB III SIMPULAN DAN REKOMENDASI

























DAFTAR LAMPIRAN



























BAB I
PENDAHULUAN

Naskah ditulis dengan Times New Roman ukuran 12 pt, spasi tunggal, justified. Naskah ditulis pada kertas berukuran A4 (210 mm x 297 mm) dengan margin atas 2.5 cm, bawah 2 cm, kiri 3 cm, kanan 2 cm.
Panjang naskah hendaknya tidak melebihi 4 halaman. Judul naskah singkat dan informatif serta tidak melebihi 20 kata. Naskah ditulis tidak ditulis dalam dua kolom. Nomor halaman ditulis dengan Times New Roman 10 pt di bagian bawah halaman. Jarak antara subjudul diberi satu spasi kosong 12 pt.
Penulisan heading dan subheading diawali huruf besar dan diberi nomor dengan angka Arab. Sistematika penulisan pendahuluan sekurang-kurangnya mencakup:
1.1  kondisi dan situasi yang terjadi, 
1.2  landasan teori,
1.3  rumusan masalah,
1.4  tujuan pengembangan best practice,
1.5  manfaat, serta
1.6  tahapan pengembangan operasional best practice.
Singkatan/ Istilah/ Notasi/ Simbol Penggunaan singkatan diperbolehkan, tetapi harus dituliskan secara lengkap pada saat pertama kali disebutkan lalu   dibubuhkan singkatannya dalam tanda kurung. Istilah/ kata asing atau daerah ditulis dengan huruf italic.








BAB II
PEMAPARAN TENTANG BEST PRACTICE

Naskah ditulis dengan Times New Roman ukuran 12 pt, spasi tunggal, justified. Naskah ditulis pada kertas berukuran A4 (210 mm x 297 mm) dengan margin atas 2.5 cm, bawah 2 cm, kiri 3 cm, kanan 2 cm.
Panjang naskah hendaknya tidak melebihi 8 halaman termasuk gambar dan tabel. Judul naskah singkat dan informatif serta tidak melebihi 20 kata. Naskah ditulis tidak ditulis dalam dua kolom. Nomor halaman ditulis dengan Times New Roman 10 pt di bagian bawah halaman. Jarak antara subjudul diberi satu spasi kosong 12 pt.
Penulisan heading dan subheading diawali huruf besar dan diberi nomor dengan angka Arab. Sistematika penulisan pendahuluan sekurang-kurangnya mencakup:
2.1 sub variabel 1, 
2.2 sub variabel 2,
2.3 sub variabel 3 (dst jika ada)
2.4 hasil yang dicapai,
2.5 kendala yang dihadapi, serta
2.6 faktor-faktor pendukung
Singkatan/ Istilah/ Notasi/ Simbol Penggunaan singkatan diperbolehkan, tetapi harus dituliskan secara lengkap pada saat pertama kali disebutkan lalu   dibubuhkan singkatannya dalam tanda kurung. Istilah/ kata asing atau daerah ditulis dengan huruf italic.







BAB III
SIMPULAN DAN REKOMENDASI

Naskah ditulis dengan Times New Roman ukuran 12 pt, spasi tunggal, justified. Naskah ditulis pada kertas berukuran A4 (210 mm x 297 mm) dengan margin atas 2.5 cm, bawah 2 cm, kiri 3 cm, kanan 2 cm.
Panjang naskah hendaknya tidak melebihi 2 halaman. Judul naskah singkat dan informatif serta tidak melebihi 20 kata. Naskah ditulis tidak ditulis dalam dua kolom. Nomor halaman ditulis dengan Times New Roman 10 pt di bagian bawah halaman. Jarak antara subjudul diberi satu spasi kosong 12 pt.
Penulisan heading dan subheading diawali huruf besar dan diberi nomor dengan angka Arab. Sistematika penulisan pendahuluan sekurang-kurangnya mencakup:
3.1  simpulan
3.2  rekomendasi
Singkatan/ Istilah/ Notasi/ Simbol Penggunaan singkatan diperbolehkan, tetapi harus dituliskan secara lengkap pada saat pertama kali disebutkan lalu   dibubuhkan singkatannya dalam tanda kurung. Istilah/ kata asing atau daerah ditulis dengan huruf italic.


Klik di sini untuk:
Format Best Practice

Contoh Best Practice